Tentukan Pilihanmu!

7 07 2014


Sebagaimana kita ketahui, Bangsa Pilpres PahleviIndonesia akan mengadakan pemilihan umum untuk menentukan Presiden di Negeri

ini. Tanggal 9 Juli 2014, merupakan tanggal penentuan dan hari penentuan. Sudah banyak slogan dan kampanye yang dil
akukan dari kedua kubu, baik itu kubu Prabowo – Hatta ataupun Kubu Joko Widodo – Kalla, dari kampanye yang santun sampai kampanye yang menjelek-jelekkan (kampanye hitam).

Sebagai warga negara yang baik, merupakan hak kita untuk memilih siapa yang baik menuruk kita. tanpa harus dipengaruhi oleh isu-isu yang sungguh tidak etis untuk dikampanyekan. Sebagai manusia biasa, kedua kandidat pastilah memiliki kekurangan dimana-mana, karena tidak ada manusia yang sempurna di muka bumi ini. Maka dari itu, semua kembali kepada kita, bagaimana kita menyikapi dan menilai kekurangan dan kelebihan masing-masing kandidat. Tapi, walaupun begitu tidak salah kalau kita bertanya dan mengetahui visi dan misi kedua kandidat. Ini bisa kita lihat dari debat capres yang telah diadakan oleh KPU, kita dapat melihat dan menilai kredebilitas masing-masing pasangan. Bagaimana mereka mengemukakan visi mereka dan lain sebagainya.

Singkat cerita, tentukanlah pilihanmu untuk membangun Indonesia yang lebih bermartabat dan berwibawa.

Advertisements




Ahlan Wa Sahlan Putraku….

28 10 2010

AsmalianTidak ada kata yang bisa ku ucapkan selain rasa syukur kepada Allah SWT, karena telah memberikan rahmat dan karunianya kepada kami sekeluarga. Tepat pada hari Senin, tanggal 18 Oktober 2010, telah lahir putra pertama ku dengan selamat dan sehat. Setelah berjuang, akhirnya isteriku melahirkan seorang putra yang -alhamdulillah- sempurna dan gagah.

Memang diperkirakan putra ku akan lahir pada tanggal 21 Oktober, makanya ketika malam senin perut istri sudah mulas mulas, saya kira masih mulas biasa. Malam itu, tanggal 17 Oktober mulai jam 22.00 Wib, perut istriku mulas mulas yang terus terang aku sangat kasihan melihatnya. Karena mulasnya datang setiap 5 menit sekali. Dengan sabar, saya mendampingi sampai pagi hari. memang malam itu kami tidak bisa tertidur lelap, karena rasa mulas itu selalu datang setiap 5 menit sekali.

Esoknya, bergegas kami didampingi orang tua menuju klinik untuk chek up, apakah sudah waktunya untuk melahirkan. Mulanya kami hanya berniat untuk chek up saja, tidak ada terpikir akan melahirkan hari itu. Setelah sampai, dan dichek oleh Bidan, ternyata istriku sudah “buka 6”. Oooo…, pantes rasa mulas itu datang tiap lima menit!! akhirnya bidan menganjurkan untuk menetap dan tidak kembali ke rumah lagi. Langsung di tensi, ternyata tekanan darah naik 130, biasa hanya 100 – 110. terpaksa di infus!!





Marhaban ya Ramadhan..

10 08 2010

Marhaban ya Syahra Ramadhan ya Syahra Shiyam

Selamat datang Ramadhan bulan penuh ampunan

Selamat datang Ramadha bulan penuh ganjaran

Mari kita menyambut dengan hati gembira

Mari kita menyambut dengan hati bahagia

Perbanyaklah ibadah jangan lupa sedekah

Perbanyaklah tadarus jangan lupa sholawat…

Sebentar lagi kita akan memasuki bulan suci Ramadhan. Banyak yang senang dengan kedatangan bulan ini, dan tentu ada pula yang resah hatinya dan ada pula yang biasa saja. Bagi ummat Islam, bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat penuh berkah. Amal ibadah pada bulan ini dilipatgandakan pahalanya.

Read the rest of this entry »





Pertanyaan Imam Ghazali

27 07 2010

Teringat Penulis akan pertanyaan yang diajukan Imam Ghazali kepada Muridnya, enam pertanyaan itu adalah:

1.   Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ?

2.   Apa yang paling jauh dari kita di dunia ?

3.   Apa yang paling besar di dunia ?

4.   Apa yang paling berat di dunia ?

5.   Apa yang paling ringan di dunia ?

6.   Apa yang paling tajam di dunia ?

Suatu hari, Imam Al Ghozali berkumpul dengan murid-muridnya. Lalu Imam Al  Ghozali bertanya…. Read the rest of this entry »





SIAPA DAN MENGAPA

27 07 2010

Siapakah orang yang sombong?

Orang  yang  sombong  adalah orang yang di beri penghidupan tapi  tidak mahu  sujud  pada yang menjadikan kehidupan itu yaitu Allah Rabbul Alaamin, Tuhan  sekaelian  alam.  Maka bertasbihlah  segala apa yang ada di bumi dan langit  pada TuhanNya kecuali Jin dan manusia yang sombong diri.

Siapakah orang yang telah mati hatinya?

Orang  yang  telah  mati  hatinya adalah orang yang diberi petunjuk melalui  ayat-ayat  Qur’an,  Hadith dan cerita2 kebaikan namun merasa tidak ada apa2 kesan di dalam jiwa untuk bertaubat.

Siapakah orang dunggu kepala otaknya?

Orang  yang  dunggu  kepala  otaknya  adalah  orang yang tidak mahu lakukan  ibadat   tapi menyangka bahawa Tuhan tidak akan menyiksanya! dengan kelalaiannya itu dan sering merasa tenang dengan kemaksiatannya.

Read the rest of this entry »





4 PERKARA SEBELUM TIDUR

27 07 2010

Rasulullah berpesan kepada Aisyah ra: “Ya Aisyah jangan engkau tidur sebelum melakukan  empat perkara, yaitu :

1. Sebelum khatam Al Qur’an,

2. Sebelum membuat para nabi memberimu syafaat di  hari akhir,

3. Sebelum para muslim meridloi kamu,

4. Sebelum kaulaksanakan haji dan umroh….

Bertanya Aisyah: “Ya Rasulullah…. Bagaimana aku dapat melaksanakan empat perkara seketika?”

Rasul tersenyum dan bersabda: “Jika engkau tidur bacalah: Al Ikhlas tiga kali seakan-akan kau mengkhatamkan Al Qur’an.

Membacalah sholawat untukKu dan para nabi sebelum aku, maka kami semua akan memberi syafaat di hari kiamat.

Beristighfarlah untuk para muslimin maka mereka akan meridloi kamu.

Dan, perbanyaklah bertasbih, bertahmid, bertahlil, bertakbir maka seakan-akan kamu telah melaksanakan ibadah haji dan  umroh”

Memang apa yang diajarkan oleh Rasulullah selalu ringan, tetapi pahala yang dijanjikan untuk itu sangatlah besar dan tak terduga. Tetapi walaupun begitu, Kaum Muslimin jarang yang mengamalkannya, entah karena tidak tahu ataupun meremehkannya. Padahal sesuatu yang besar itu dimulai dari sesuatu yang kecil. Bagaimana kita bisa mengerjakan amalan-amalan yang berat, sedangkan amalan yang ringan saja kita sudah susah melakukannya?? Subhanallah…





SHOLAT JAMAK

26 07 2010

Sholat jamak adalah 2 sholat wajib yang dilakukan pada salah satu waktu sholat wajib tersebut. Contoh: sholat magrib dan sholat isya dilakukan pada waktu magrib atau pada waktu isya. Dalilnya adalah sabda Rosululloh shollallahu ‘alahi wa sallam dari Muadz bin Jabal bahwa Rosululloh shollallahu ‘alahi wa sallam apabila beliau melakukan perjalanan sebelum matahari condong (masuk waktu sholat zuhur), maka beliau mengakhirkan sholat zuhur kemudian menjamaknya dengan sholat ashar pada waktu ashar, dan apabila beliau melakukan perjalanan sesudah matahari condong, beliau menjamak sholat zuhur dan ashar (pada waktu zuhur) baru kemudian beliau berangkat. Dan apabila beliau melakukan perjalanan sebelum magrib maka beliau mengakhirkan sholat magrib dan menjamaknya dengan sholat isya, dan jika beliau berangkat sesudah masuk waktu magrib,maka beliau menyegerakan sholat isya dan menjamaknya dengan sholat magrib. (Hadits shohih Riwayat Ahmad, Abu Daud dan Tirmidzi).

Dari dalil di atas dapat diambil pelajaran: Sholat zuhur hanya boleh dijamak dengan sholat ashar dan sholat magrib hanya boleh dijamak dengan sholat isya. Sholat subuh tidak boleh untuk dijamak, karena tidak adanya dalil yang membolehkan hal ini. Kedua sholat yang dijamak boleh dikerjakan pada salah satu dari kedua waktu sholat tersebut. Safar merupakan salah satu sebab dibolehkannya menjamak sholat.

Sebab-sebab yang membolehkan sholat untuk dijamak antara lain:

  1. Safar: Dalilnya sebagaimana yang telah disebutkan di atas.
  2. Hujan: Dalilnya adalah dari hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari yakni: Rosululloh menjamak sholat magrib dan isya pada malam yang hujan. Dalil lainnya yaitu salah satu perbuatan sahabat, dari Nafi’: bahwa Abdulloh Ibnu Umar sholat bersama para umara (pemimpin) apabila para umara tersebut menjamak sholat magrib dan isya pada waktu hujan.
  3. Sakit atau adanya hajat yang mendesak dan menghalangi untuk mengerjakan sholat-sholat wajib tersebut pada waktunya. Diriwayatkan dari Imam Muslim bahwa Rosululloh menjamak antara sholat zuhur dan ashar dan antara sholat magrib dan Isya bukan karena rasa takut dan hujan. Pada riwayat lain (bukan karena rasa takut dan safar). Syaikh Abdulloh Ali Bassam (pada kitab Taisirul ‘Alam) menyebutkan bahwa alasan Rosululloh mengerjakan itu adalah karena sakit. Beliau beralasan dengan bolehnya wanita yang istihadhoh untuk menjamak sholat di mana istihadhoh ini adalah termasuk salah satu penyakit.

Imam Nawawi berkata (dalam Syarah Shohih Muslim), “Sebagian Ulama berpendapat bolehnya menjamak sholat ketika tidak sedang safar karena adanya hajat yang menghalangi. Selama hal ini tidak dijadikan kebiasaan. Alasannya adalah berdasarkan perkataan Ibnu Abbas ketika beliau ditanya mengapa Rosululloh melakukan hal tersebut (menjamak bukan karena rasa takut, hujan ataupun safar) maka Ibnu ‘Abbas menjawab, “beliau tidak ingin menyulitkan umatnya”. Di mana zhohir dari perkataan Ibnu ‘Abbas ini tidak menunjukkan satu alasan pun baik itu sakit ataupun selainnya yang menunjukkan mengapa Rosululloh melakukan hal tersebut.” Wallohu a’lam