<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Coretan Pikiranku...</title>
	<atom:link href="http://catatanpahlevi.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://catatanpahlevi.wordpress.com</link>
	<description>Disetiap kepala, ada ide yang brilian...</description>
	<lastBuildDate>Mon, 07 Nov 2011 08:45:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='catatanpahlevi.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/9e79b5bfb0e4c0b2ea1a1a5bd3307f19?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Coretan Pikiranku...</title>
		<link>http://catatanpahlevi.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://catatanpahlevi.wordpress.com/osd.xml" title="Coretan Pikiranku..." />
	<atom:link rel='hub' href='http://catatanpahlevi.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Keutamaan Membaca Al-Qur’an</title>
		<link>http://catatanpahlevi.wordpress.com/2011/05/25/keutamaan-membaca-al-qur%e2%80%99an/</link>
		<comments>http://catatanpahlevi.wordpress.com/2011/05/25/keutamaan-membaca-al-qur%e2%80%99an/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 May 2011 02:21:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>raajpahlevi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mutiara Hadits]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatanpahlevi.wordpress.com/?p=53</guid>
		<description><![CDATA[Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Apakah salah seorang dari kalian suka jika ketika dia kembali kepada isterinya, di rumahnya dia mendapati tiga ekor unta yang sedang bunting lagi gemuk-gemuk?” Kami menjawab, “Ya.” Beliau bersabda, “Tiga ayat yang dibaca oleh salah seorang dari kalian di dalam shalatnya adalah lebih [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=catatanpahlevi.wordpress.com&amp;blog=14165573&amp;post=53&amp;subd=catatanpahlevi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:</p>
<p style="text-align:justify;">“<em>Apakah salah seorang dari kalian suka jika ketika dia kembali kepada isterinya, di rumahnya dia mendapati tiga ekor unta yang sedang bunting lagi gemuk-gemuk?” Kami menjawab, “Ya.” Beliau bersabda, “Tiga ayat yang dibaca oleh salah seorang dari kalian di dalam shalatnya adalah lebih baik daripada ketiga ekor unta yang bunting dan gemuk itu.”</em> (HR. Muslim no. 802)</p>
<p style="text-align:justify;">Abdullah bin Mas’ud radhiallahu anhu berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:</p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Barangsiapa membaca satu huruf dari Kitabullah maka baginya satu kebaikan dan satu kebaikan itu senilai dengan sepuluh kebaikan. Aku tidak mengatakan ALIF LAAM MIIM itu satu huruf, akan tetapi ALIF satu huruf, LAAM satu huruf, dan MIIM satu huruf.”</em> (HR. At-Tirmizi no. 2910 dan dinyatakan shahih oleh Al-Albani dalam Takhrij Ath-Thahawiah no. 158)<span id="more-53"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Dari ‘Aisyah radhiallahu anhda dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:</p>
<p style="text-align:justify;">“Orang yang mahir membaca Al-Qur`an, maka kedudukannya di akhirat bersama para malaikat yang mulia lagi baik. Sementara orang yang membaca Al-Qur`an dengan tertatah-tatah dan dia sulit dalam membacanya, maka dia mendapatkan dua pahala.”(HR. Muslim no. 798)</p>
<p style="text-align:justify;">Penjelasan ringkas:</p>
<p style="text-align:justify;">Al-Qur`an adalah firman (ucapan) Allah dan dia merupakan zikir yang paling utama. Karenanya, walaupun Al-Qur`an bersama sunnah keduanya adalah wahyu, akan tetapi Allah Ta’ala memberikan pahala khusus kepada setiap orang yang membaca Al-Qur`an, yang pahala ini tidak sama besarnya dengan yang didapatkan orang yang membaca hadits, walaupun itu hadits qudsi.</p>
<p style="text-align:justify;">Yaitu bahwa setiap huruf dari Al-Qur`an bernilai minimal 10 pahala, dan bisa lebih daripada itu sampai 700 kali lipat berdasarkan hadits Ibnu Abbas radhiallahu anhuma riwayat Al-Bukhari dan Muslim tentang pelipatgandaan pahala.</p>
<p style="text-align:justify;">Selain keutamaan berupa pahala itu, Allah Ta’ala menambahkan keutamaan besar lainnya, yaitu bahwa orang yang mahir (lancar dan benar) dalam membaca Al-Qur`an akan ditempatkan bersama para malaikat yang mulia. Adapun bagi mereka yang baru belajar Al-Qur`an sehingga masih kesulitan dalam membacanya, maka bagi mereka dua pahala: Pahala atas bacaannya dan pahala yang kedua atas kesusahan yang dia alami.</p>
<p style="text-align:justify;">Berikut beberapa dalil lainnya tentang keutamaan membaca dan mempelajari Al-Qur`an:</p>
<p style="text-align:justify;">Dari Umar radhiallahu anhu secara marfu’:</p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Sesungguhnya Allah mengangkat dengan Al-Qur`an ini sebagian kaum dan merendahkan sebagian lainnya juga dengannya.</em>” (HR. Muslim no. 817)</p>
<p style="text-align:justify;">Dari Utsman bin Affan radhiallahu anhu secara marfu’:</p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Yang terbaik di antara kalian adalah yang mempelajari Al-Qur`an dan yang mengajarkannya.”</em> (HR. Al-Bukhari no. 5027)</p>
<p style="text-align:justify;">Dari Abdullah bin Amr bin Al-Ash radhiallahu anhu secara marfu’:</p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Akan dikatakan kepada para penghafal Al-Qur`an, “Bacalah dan naiklah ke atas. Bacalah dengan tartil sebagaimana dulu kamu di dunia membacanya dengan tartil. Karena jenjang kamu (di surga) berada di akhir ayat yang dulu kamu biasa baca.</em>” (HR. Ahmad no. 6796 dan dinyatakan shahih oleh Al-Albani dalam Shahih Al-Jami’ no. 8122)</p>
<p style="text-align:right;">Source : http://al-atsariyyah.com/keutamaan-membaca-al-quran.html</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/catatanpahlevi.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/catatanpahlevi.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/catatanpahlevi.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/catatanpahlevi.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/catatanpahlevi.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/catatanpahlevi.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/catatanpahlevi.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/catatanpahlevi.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/catatanpahlevi.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/catatanpahlevi.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/catatanpahlevi.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/catatanpahlevi.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/catatanpahlevi.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/catatanpahlevi.wordpress.com/53/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=catatanpahlevi.wordpress.com&amp;blog=14165573&amp;post=53&amp;subd=catatanpahlevi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatanpahlevi.wordpress.com/2011/05/25/keutamaan-membaca-al-qur%e2%80%99an/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9d35af4b292e8cb9eb58d6ed964781d2?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">raajpahlevi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>APAKAH KEBIJAKAN BISA MELANGGAR HUKUM?</title>
		<link>http://catatanpahlevi.wordpress.com/2011/03/19/apakah-kebijakan-bisa-melanggar-hukum/</link>
		<comments>http://catatanpahlevi.wordpress.com/2011/03/19/apakah-kebijakan-bisa-melanggar-hukum/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Mar 2011 07:54:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>raajpahlevi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fiqih Munakahat]]></category>
		<category><![CDATA[sighat taqlik]]></category>
		<category><![CDATA[Talak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatanpahlevi.wordpress.com/?p=41</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin semua orang laki-laki yang sudah menikah pernah membaca atau minimal mengetahui apa itu Shighat Ta’liq Talaq. Yang menurut penulis, itu adalah janji seorang suami kepada istrinya yang bisa dirangkum menjadi 2 (dua) point. Pertama, suami berjanji akan mempergauli istrinya dengan baik (mu’asyaroh bil ma’ruf) sesuai dengan syari’at islam. Kedua, suami berjanji tidak akan melakukan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=catatanpahlevi.wordpress.com&amp;blog=14165573&amp;post=41&amp;subd=catatanpahlevi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://catatanpahlevi.files.wordpress.com/2011/03/talak.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-47" title="Talak" src="http://catatanpahlevi.files.wordpress.com/2011/03/talak.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a>Mungkin semua orang laki-laki yang sudah menikah pernah membaca atau minimal mengetahui apa itu <strong>Shighat Ta’liq Talaq.</strong> Yang menurut penulis, itu adalah janji seorang suami kepada istrinya yang bisa dirangkum menjadi 2 (dua) point. Pertama, suami berjanji akan mempergauli istrinya dengan baik (<em>mu’asyaroh bil ma’ruf</em>) sesuai dengan syari’at islam. Kedua, suami berjanji tidak akan melakukan 4 (empat) hal: (1) Meninggalkan istri dua tahun berturut-turut, (2) tidak memberi nafkah wajib kepada istri tiga bulan lamanya, (3) menyakiti badan/jasmani istri, (4) membiarkan (tidak mempedulikan) istri selama enam bulan lamanya. Jika suami melakukan satu hal saja dari empat hal diatas, kemudian istri <strong><em>tidak ridha</em></strong> dan mengadukan halnya kepada Pengadilan Agama dan pengaduannya dibenarkan dan diterima oleh Pengadilan tersebut, dan sang istri membayar uang sebesar Rp. 10.000,- sebagai Iwadh (pengganti) kepada suami, maka <strong><em>jatuhlah talaq suami satu</em></strong> kepada istrinya.<span id="more-41"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Hari itu datang seorang laki-laki dan seorang perempuan ke Kantor Urusan Agama dengan maksud akan melaksanakan akad nikah. Kebetulan PPN (Pegawai Pencatan Nikah) yang berada di kantor menanyakan tentang surat-surat keterangan N1 sampai N4. Rupanya mereka belum mempunyai dan masih akan mengurus. Setelah ditanya kembali maksud kedatangan mereka, barulah laki-laki tersebut menjawab, bahwa ada hal yang ingin dia tanyakan berkenaan dengan rencana pernikahan mereka.</p>
<p style="text-align:justify;">Ternyata perempuan yang datang bersamanya dan akan dinikahinya itu ditinggal suaminya selama 13 tahun tanpa ada kabar dan tidak pernah memberi nafkah. Lalu bisa ga kami menikah pak? Tanyanya. Lalu PPN balik bertanya kepada perempuan tersebut, “ada ga ibu melaporkan masalah ibu ini ke Pengadilan Agama?”, “tidak ada Pak” jawabnya. Kalau begitu, ibu masih berstatus istri dari suami ibu, walaupun dia telah meninggalkan ibu 13 tahun lamanya, sesuai dengan sighat taklik yang telah dibacakan waktu ibu menikah dulu. Jadi selama belum ada keputusan dari Pengadilan Agama ibu masih sah jadi istrinya, karena suami ibu tidak ada menceraikan atau mentalaq ibu.</p>
<p style="text-align:justify;">“tapi pak, kata Abang saya bisa, udah diteleponnya pak KEPALA KUA, kata laki-laki tersebut. “Oya, tapi setahu saya, ibu tidak bisa menikah sebelum ibu <em>fasakh</em> ke Pengadilan, tapi nantilah bagaimana keputusan pak KUA” jawab PPN.</p>
<p style="text-align:justify;">SIngkat cerita, setelah mengadukan permasalahan mereka kepada kepala KUA, entah bagaimana ceritanya bisa mereka dinikahkan, dengan menggunakan form N6, yaitu form untuk mereka yang janda/duda mati. Sejenak saya berfikir, kok bisa??? Apakah saya yang salah atau ada kebijakan tersendiri dari kepala KUA? PPN tersebut bingung, kenapa kepala KUA bisa dan mau menikahkan mereka, atau ada kebijakan sendiri?? Atau mungkin ilmu PPN tersebut masih kurang dan harus belajar lagi? semoga ada yang bisa memberikan jawaban kepada PPN tersebut.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/catatanpahlevi.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/catatanpahlevi.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/catatanpahlevi.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/catatanpahlevi.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/catatanpahlevi.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/catatanpahlevi.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/catatanpahlevi.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/catatanpahlevi.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/catatanpahlevi.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/catatanpahlevi.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/catatanpahlevi.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/catatanpahlevi.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/catatanpahlevi.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/catatanpahlevi.wordpress.com/41/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=catatanpahlevi.wordpress.com&amp;blog=14165573&amp;post=41&amp;subd=catatanpahlevi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatanpahlevi.wordpress.com/2011/03/19/apakah-kebijakan-bisa-melanggar-hukum/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9d35af4b292e8cb9eb58d6ed964781d2?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">raajpahlevi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://catatanpahlevi.files.wordpress.com/2011/03/talak.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Talak</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MEREKA YANG DITOLAK MENCERAIKAN</title>
		<link>http://catatanpahlevi.wordpress.com/2011/03/19/mereka-yang-ditolak-menceraikan/</link>
		<comments>http://catatanpahlevi.wordpress.com/2011/03/19/mereka-yang-ditolak-menceraikan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Mar 2011 07:25:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>raajpahlevi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fiqih Munakahat]]></category>
		<category><![CDATA[Perceraian]]></category>
		<category><![CDATA[Perceraian yang di tolak]]></category>
		<category><![CDATA[Talak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatanpahlevi.wordpress.com/?p=36</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu syarat cerai (talak) adalah jatuhnya talak dari pihak laki-laki (muthalliq). Namun, ada beberapa laki-laki yang dianggap tidak sah menceraikan istrinya. Pertama, perceraian yang dijatuhkan oleh anak-anak, orang gila atau orang linglug karena depresi (mad-husy). Termasuk dalam kaitan ini adalah orang yang tidak sadarkan diri. Abu Daud dan Ibnu Majah meriwayatkan hadits dari Sayyidatina [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=catatanpahlevi.wordpress.com&amp;blog=14165573&amp;post=36&amp;subd=catatanpahlevi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://catatanpahlevi.files.wordpress.com/2011/03/cerai.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-49" title="cerai" src="http://catatanpahlevi.files.wordpress.com/2011/03/cerai.jpg?w=213&#038;h=152" alt="" width="213" height="152" /></a>Salah satu syarat cerai (talak) adalah jatuhnya talak dari pihak laki-laki (muthalliq). Namun, ada beberapa laki-laki yang dianggap tidak sah menceraikan istrinya.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Pertama, </strong>perceraian yang dijatuhkan oleh anak-anak, orang gila atau orang linglug karena depresi (mad-husy). Termasuk dalam kaitan ini adalah orang yang tidak sadarkan diri. Abu Daud dan Ibnu Majah meriwayatkan hadits dari Sayyidatina Aisyah RA yang menyatakan bahwa Rasulullah bersabda, “Tak ada cerai bagi yang tertutup (ighlaq)”. Ighlaq ini menurut Syaikh Wahbah Zuhaili adalah hal yang menutupi kewarasan baik karena gila, marah yang sangat memuncak atau ketakutan yang kuat.</p>
<p style="text-align:justify;">Rasulullah juga bersabda: “Setiap perceraian itu boleh kecuali perceraian yang dilakukan anak-anak dan orang gila”. Dalam hadits Turmudzi dari Abu Hurairah disebutkan bahwa Rasulullah bersabda: “Setiap perceraian itu boleh selain cerai yang dilakukan oleh idiot (ma’tuh)”.<span id="more-36"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Perceraian tak bisa dilakukan anak-anak karena perceraian dianggap sebagai keputusan besar dalam biduk keluarga sehingga harus diputuskan melalui proses pemikiran yang panjang. Anak-anak belum tahu mudharat perceraian.</p>
<p style="text-align:justify;">Namun, dalam pandangan Imam Hanbali, jika anak sudah mumayyiz (nalar dan berpikir) meski berusia dibawah 10 tahun dianggap bisa diterima cerainya. Namun, pendapat yang kuat tidak bisa menerima, meski dia telah mumayyiz bahkan telah diizinkan wali sekalipun.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam hokum Mesir dan Suriah yang menjadi cikal bakal hukum keluarga muslim modern, anak-anak dibatasi boleh menikah pada usia 21 tahun (Mesir) dan 18 tahun (Suriah). Indonesia mengambil acuan Mesir, laki-laki harus berusia 21 tahun dan wanita 18 tahun. Usia di bawah itu harus seizing pengadilan. Mereka yang dalam usia menikah itulah yang boleh menceraikan istrinya.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Kedua, </strong>Perceraian yang dilakukan laki-laki yang marah. Pengertian marah ini, menurut Syaikh Wahbah Zuhaili adalah amarah yang tidak lagi bisa disadari apa yang dikatakan, diperbuah dan dikehendaki. Hal ini, menurut Wahbah, amarah seperti ini jarang terjadi. Jika ia masih menyadari apa yang dikatakannya, maka jatuhlah talak itu. Sebab, sebagian besar perceraian muncul karena amarah akibat persoalan yang melibatkan dua pasangan.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Ketiga, </strong>cerai yang dilakukan bukan suaminya. Hal ini jelas karena ada sabda Rasulullah dalam riwayat Ahmad, Abu Daud, Nasai dan Ibnu Majah, “Tiada cerai sebelum nikah. Dan tidak ada kemerdekaan sebelum perbudakan”. Pernikahan terkait kepemilikan, sementara perceraian adalah melepas ikatan perkawinan. Bagaimana mungkin melepas perkawinan jika ia belum terikat perkawainan?.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Keempat, </strong>perceraian yang dilakukan pemabuk berat yang sampai pada derajat meracau yang ia tidak sada apa yang ia perbuat kala mabuk. Menurut para Imam Fiqih, tidak terjadi perceraian jika dilakukan laki-laki yang mabuk bukan karena sesuatu yang haram. Misalnya, minum minuman yang memabukkan karean darurat. Tapi, kata Wahbah, hal ini sangat langka.</p>
<p style="text-align:justify;">Namun jika ia mabuk karena keterbiasaan mabuk dengan minuman yang memabukkan yang dia ketahui keharamannya, maka cerai itu jatuh. Kecuali mengikuti pendapat Imam Hanbali. Hal ini sebagai sanksi atas perbuatannya. Menurut pandangan Imam Hanbali, yang juga didukung Imam Thahawi, Al-Kukhi (pengikut madzhab Hanafi), Imam Muzani (madzhab Syafi’i) dan khalifah Umar bin Abdul Aziz, pemabuk yang haram sekalipun tidak bisa diterima cerainya. Sayyidina Usman berkata, &#8220;Bagi orang idiot dan pemabuk tidak ada cerai”. Ibnu Abbas berkata, “Cerai yang dilakukan pemabuk dan orang yang dipaksa tidak sah”.</p>
<p style="text-align:justify;">Undang-undang hukum keluarga modern no 25 tahun 1929 di Mesir menyatakan cerai yang dilakukan pemabuk tidak dianggap sah. Hal serupa diadopsi UU Perkawinan Suriah.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Kelima, </strong>perceraian yang dilakukan karena dipaksa juga tidak bisa diterima, karena dianggap tidak bermaksud menceraikan. Rasulullah bersabda dalam hadits riwayat Ibnu Majah dan Baihaqi, ”Sesungguhnya Allah memaafkan untuk ku dan ummatku karena kesalahan, lupa dan karena sesuatu yang dipaksakan”. Dalam hadits yang lain yang diriwayatkan Abu Daud, ”Tiada cerai dalam paksaan”.</p>
<p style="text-align:justify;">Berbeda dengan pandangan Imam Hanafi, cerai yang dilakukan secara paksa jatuh karena ia secara lahiriah telah melakukan perceraian meski ia dalam posisi tidak suka melaksanakan. Hal ini disamakan dengan cerai dalam bercanda yang menurut Imam Hanafi juga jatuh. Sebab, dalam hadits yang diriwayatkan Imam Ahmad ada tiga hal yang tidak boleh dijadikan mainan atau candaan, nikah, cerai dan rujuk.</p>
<p style="text-align:justify;">Hal-hal terkait perceraian dalam hukum indonesia tergantung sepenuhnya kepada keputusan hakim. Sebab, dalam Kompilasi Hukum Islam tahun 1991, bab 16 pasal 115; perceraian hanya dapat dilakukan di depan Pengadilan Agama. Pengadilan nanti yang akan memeriksa sejau mana perceraian yang dilakukan laki-laki ini sah. Tentu dengan mengacu beberapa pertimbangan, termasuk upaya perdamaian. Hakim memiliki wewenang untuk memutuskan perkara berdasarkan ijtihadnya. (<em>Musthafa Helmy</em>)</p>
<p style="text-align:justify;"><em>(Bahan-bahan: Bidayatul Mujtahid, al-Fiqhul Islami wa Adillatuhu, Himpunan Peraturan Perundang Undangan Perkawinan Departemen Agama RI 1997/1998)</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/catatanpahlevi.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/catatanpahlevi.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/catatanpahlevi.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/catatanpahlevi.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/catatanpahlevi.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/catatanpahlevi.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/catatanpahlevi.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/catatanpahlevi.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/catatanpahlevi.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/catatanpahlevi.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/catatanpahlevi.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/catatanpahlevi.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/catatanpahlevi.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/catatanpahlevi.wordpress.com/36/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=catatanpahlevi.wordpress.com&amp;blog=14165573&amp;post=36&amp;subd=catatanpahlevi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatanpahlevi.wordpress.com/2011/03/19/mereka-yang-ditolak-menceraikan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9d35af4b292e8cb9eb58d6ed964781d2?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">raajpahlevi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://catatanpahlevi.files.wordpress.com/2011/03/cerai.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">cerai</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ahlan Wa Sahlan Putraku&#8230;.</title>
		<link>http://catatanpahlevi.wordpress.com/2010/10/28/ahlan-wa-sahlan-putraku/</link>
		<comments>http://catatanpahlevi.wordpress.com/2010/10/28/ahlan-wa-sahlan-putraku/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Oct 2010 10:01:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>raajpahlevi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Coretanku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatanpahlevi.wordpress.com/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[Tidak ada kata yang bisa ku ucapkan selain rasa syukur kepada Allah SWT, karena telah memberikan rahmat dan karunianya kepada kami sekeluarga. Tepat pada hari Senin, tanggal 18 Oktober 2010, telah lahir putra pertama ku dengan selamat dan sehat. Setelah berjuang, akhirnya isteriku melahirkan seorang putra yang -alhamdulillah- sempurna dan gagah. Memang diperkirakan putra ku [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=catatanpahlevi.wordpress.com&amp;blog=14165573&amp;post=31&amp;subd=catatanpahlevi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://catatanpahlevi.files.wordpress.com/2010/10/pc281110.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-51" title="Adzka Maulassyakur Pahlevi" src="http://catatanpahlevi.files.wordpress.com/2010/10/pc281110.jpg?w=171&#038;h=228" alt="Asmalian" width="171" height="228" /></a>Tidak ada kata yang bisa ku ucapkan selain rasa syukur kepada Allah SWT, karena telah memberikan rahmat dan karunianya kepada kami sekeluarga. Tepat pada hari Senin, tanggal 18 Oktober 2010, telah lahir putra pertama ku dengan selamat dan sehat. Setelah berjuang, akhirnya isteriku melahirkan seorang putra yang -alhamdulillah- sempurna dan gagah.</p>
<p>Memang diperkirakan putra ku akan lahir pada tanggal 21 Oktober, makanya ketika malam senin perut istri sudah mulas mulas, saya kira masih mulas biasa. Malam itu, tanggal 17 Oktober mulai jam 22.00 Wib, perut istriku mulas mulas yang terus terang aku sangat kasihan melihatnya. Karena mulasnya datang setiap 5 menit sekali. Dengan sabar, saya mendampingi sampai pagi hari. memang malam itu kami tidak bisa tertidur lelap, karena rasa mulas itu selalu datang setiap 5 menit sekali.</p>
<p>Esoknya, bergegas kami didampingi orang tua menuju klinik untuk chek up, apakah sudah waktunya untuk melahirkan. Mulanya kami hanya berniat untuk chek up saja, tidak ada terpikir akan melahirkan hari itu. Setelah sampai, dan dichek oleh Bidan, ternyata istriku sudah &#8220;buka 6&#8243;. Oooo&#8230;, pantes rasa mulas itu datang tiap lima menit!! akhirnya bidan menganjurkan untuk menetap dan tidak kembali ke rumah lagi. Langsung di tensi, ternyata tekanan darah naik 130, biasa hanya 100 &#8211; 110. terpaksa di infus!!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/catatanpahlevi.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/catatanpahlevi.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/catatanpahlevi.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/catatanpahlevi.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/catatanpahlevi.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/catatanpahlevi.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/catatanpahlevi.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/catatanpahlevi.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/catatanpahlevi.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/catatanpahlevi.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/catatanpahlevi.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/catatanpahlevi.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/catatanpahlevi.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/catatanpahlevi.wordpress.com/31/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=catatanpahlevi.wordpress.com&amp;blog=14165573&amp;post=31&amp;subd=catatanpahlevi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatanpahlevi.wordpress.com/2010/10/28/ahlan-wa-sahlan-putraku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9d35af4b292e8cb9eb58d6ed964781d2?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">raajpahlevi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://catatanpahlevi.files.wordpress.com/2010/10/pc281110.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">Adzka Maulassyakur Pahlevi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Marhaban ya Ramadhan..</title>
		<link>http://catatanpahlevi.wordpress.com/2010/08/10/marhaban-ya-ramadhan/</link>
		<comments>http://catatanpahlevi.wordpress.com/2010/08/10/marhaban-ya-ramadhan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Aug 2010 01:05:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>raajpahlevi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Coretanku]]></category>
		<category><![CDATA[Puasa Ramadhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatanpahlevi.wordpress.com/?p=27</guid>
		<description><![CDATA[Marhaban ya Syahra Ramadhan ya Syahra Shiyam Selamat datang Ramadhan bulan penuh ampunan Selamat datang Ramadha bulan penuh ganjaran Mari kita menyambut dengan hati gembira Mari kita menyambut dengan hati bahagia Perbanyaklah ibadah jangan lupa sedekah Perbanyaklah tadarus jangan lupa sholawat… Sebentar lagi kita akan memasuki bulan suci Ramadhan. Banyak yang senang dengan kedatangan bulan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=catatanpahlevi.wordpress.com&amp;blog=14165573&amp;post=27&amp;subd=catatanpahlevi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Marhaban ya Syahra Ramadhan ya Syahra Shiyam</p>
<p style="text-align:justify;">Selamat datang Ramadhan bulan penuh ampunan</p>
<p style="text-align:justify;">Selamat datang Ramadha bulan penuh ganjaran</p>
<p style="text-align:justify;">Mari kita menyambut dengan hati gembira</p>
<p style="text-align:justify;">Mari kita menyambut dengan hati bahagia</p>
<p style="text-align:justify;">Perbanyaklah ibadah jangan lupa sedekah</p>
<p style="text-align:justify;">Perbanyaklah tadarus jangan lupa sholawat…</p>
<p style="text-align:justify;">Sebentar lagi kita akan memasuki bulan suci Ramadhan. Banyak yang senang dengan kedatangan bulan ini, dan tentu ada pula yang resah hatinya dan ada pula yang biasa saja. Bagi ummat Islam, bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat penuh berkah. Amal ibadah pada bulan ini dilipatgandakan pahalanya.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-27"></span>Dalam menghadapi datangnya bulan ini, ada beberapa hal yang perlu kita garis bawahi. Dalam surat al-Baqarah ayat 183,</p>
<p style="text-align:justify;">يا أيها الذين آمنوا كتب عليكم الصيام كما كتب على الذين من قبلكم لعلكم تتقون</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,</em></p>
<p style="text-align:justify;">Dalam ayat ini, menurut penulis ada 3 (tiga) point yang perlu kita perhatikan. <strong>Pertama,</strong> kalimat <em>Hai orang-orang yang beriman.</em> Jadi, dalam pelaksanaan puasa Ramadhan ini hanya orang-orang yang beriman yang diundang. Jadi kalau merasa tidak beriman, tidak perlu repot-repot menyambut bulan ramadhan. Orang beriman akan senang dan gembira dengan kedatangan bulan Ramadhan, karena ia sadar di dalam bulan ini semua amal perbuatan akan dilipatgandakan ganjaran pahalanya.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Kedua,</strong> adalah kalimat diwajibkan atas kamu berpuasa. Puasa yang bagaimanama? Karena dalam hal ini, puasa tidaklah hanya sekedar menahan lapar dan dahaga, akan tetapi lebih dari itu, yakni puasa pandangan, ucapan, perbuatan bahkan puasa hati. Maksudnya adalah, puasa itu tidak cukup hanya dengan menahan lapar dan dahaga, tetapi juga harus menahan diri dari ber<em>gossip</em>, menceritakan aib orang, ghibah, menjaga pandangan dan perbuatan. Jangna sampai kita berpuasa, tetapi ghibah jalan terus, menceritakan aib orang jalan terus, melihat sesuatu yang dilarang agama, dan lain-lain. Rasulullah bersabda:</p>
<p style="text-align:center;">كم من صائمٍ ليس له من صيامه إلا الجوع والعطش</p>
<p style="text-align:justify;">“<em>berapa banyak orang yang berpuasa, tetapi tidak ada pahala dari puasanya, kecuali rasa lapar dan rasa haus”.</em></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Ketiga, </strong>kalimat agar kamu bertaqwa. Kenapa bertaqwa?? Karena orang yang paling mulia disisi Allah adalah orang yang paling bertaqwa. Siapa yang tidak mau dipandang Allah sebagai orang yang mulia? Maka dari itu, marilah kita berlomba-lomba menjadi orang yang mulia dihadapan Allah.</p>
<p style="text-align:justify;">Marilah kita sambut bulan ini dengan penuh suka cita, seraya mengharap semoga dalam menjalankan puasa kelak kita dapat melengkapinya dengan amalan-amalan sholeh yang lain sehingga kita termasuk hamba Allah yang bertaqwa, hamba Allah yang mulia dihadapan Allah dan makhluqnya. (Mr. Pahlevi)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/catatanpahlevi.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/catatanpahlevi.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/catatanpahlevi.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/catatanpahlevi.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/catatanpahlevi.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/catatanpahlevi.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/catatanpahlevi.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/catatanpahlevi.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/catatanpahlevi.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/catatanpahlevi.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/catatanpahlevi.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/catatanpahlevi.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/catatanpahlevi.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/catatanpahlevi.wordpress.com/27/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=catatanpahlevi.wordpress.com&amp;blog=14165573&amp;post=27&amp;subd=catatanpahlevi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatanpahlevi.wordpress.com/2010/08/10/marhaban-ya-ramadhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9d35af4b292e8cb9eb58d6ed964781d2?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">raajpahlevi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pertanyaan Imam Ghazali</title>
		<link>http://catatanpahlevi.wordpress.com/2010/07/27/pertanyaan-imam-ghazali/</link>
		<comments>http://catatanpahlevi.wordpress.com/2010/07/27/pertanyaan-imam-ghazali/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jul 2010 01:13:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>raajpahlevi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Coretanku]]></category>
		<category><![CDATA[Maut]]></category>
		<category><![CDATA[yang paling jauh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatanpahlevi.wordpress.com/?p=24</guid>
		<description><![CDATA[Teringat Penulis akan pertanyaan yang diajukan Imam Ghazali kepada Muridnya, enam pertanyaan itu adalah: 1.   Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ? 2.   Apa yang paling jauh dari kita di dunia ? 3.   Apa yang paling besar di dunia ? 4.   Apa yang paling berat di dunia ? 5.   Apa yang paling [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=catatanpahlevi.wordpress.com&amp;blog=14165573&amp;post=24&amp;subd=catatanpahlevi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Teringat Penulis akan pertanyaan yang diajukan Imam Ghazali kepada Muridnya, enam pertanyaan itu adalah:</p>
<p style="text-align:justify;">1.   Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ?</p>
<p style="text-align:justify;">2.   Apa yang paling jauh dari kita di dunia ?</p>
<p style="text-align:justify;">3.   Apa yang paling besar di dunia ?</p>
<p style="text-align:justify;">4.   Apa yang paling berat di dunia ?</p>
<p style="text-align:justify;">5.   Apa yang paling ringan di dunia ?</p>
<p style="text-align:justify;">6.   Apa yang paling tajam di dunia ?</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Suatu hari, Imam Al Ghozali berkumpul dengan murid-muridnya. Lalu Imam Al  Ghozali bertanya&#8230;.<span id="more-24"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Pertama,<strong>&#8220;Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia  ini</strong>?&#8221;. Murid-muridnya menjawab &#8220;orang tua,guru,kawan,dan sahabatnya&#8221;. Imam Ghozali menjelaskan semua jawapan itu benar. Tetapi yang paling dekat dengan kita adalah <em>&#8220;MATI&#8221;.</em> Sebab itu sememangnya janji Allah SWT bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati. (Ali Imran 185)</p>
<p style="text-align:justify;">Lalu Imam Ghozali meneruskan pertanyaan yang kedua. <strong>&#8220;Apa yang paling jauh dari diri kita di dunia ini?</strong>&#8220;. Murid -muridnya menjawab &#8220;negara Cina, bulan, matahari dan bintang &#8211; bintang&#8221;. Lalu Imam Ghozali menjelaskan bahawa semua jawapan yang mereka berikan itu adalah benar. Tapi yang paling benar adalah <em>&#8220;MASA LALU&#8221;.</em> Walau dengan apa cara sekalipun kita tidak dapat kembali ke masa lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran Agama.</p>
<p style="text-align:justify;">Lalu Imam Ghozali meneruskan dengan pertanyaan yang ketiga. <strong>&#8220;Apa yang paling besar di dunia ini?</strong>&#8220;. Murid-muridnya menjawah &#8220;gunung, bumi dan matahari&#8221;. Semua jawapan itu benar kata Imam Ghozali. Tapi yang paling besar dari yang ada di dunia ini adalah <em>&#8220;NAFSU&#8221;</em> (Al A&#8217;Raf 179). Maka kita harus berhati-hati dengan nafsu kita, jangan sampai nafsu membawa kita ke neraka.</p>
<p style="text-align:justify;">Pertanyaan keempat adalah, <strong>&#8220;Apa yang paling berat di dunia ini?&#8221;</strong>. Ada yang menjawab &#8220;besi dan gajah&#8221;. Semua jawapan adalah benar, kata Imam Ghozali, tapi yang paling berat adalah <em>&#8220;MEMEGANG AMANAH&#8221;</em> (Al Ahzab 72). Tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung, dan malaikat semua tidak mampu ketika Allah SWT meminta mereka untuk menjadi kalifah (pemimpin) di dunia ini. Tetapi manusia dengan sombongnya menyanggupi permintaan  Allah SWT, sehingga banyak dari manusia masuk ke neraka karena ia tidak dapat memegang amanahnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Pertanyaan yang kelima adalah, <strong>&#8220;Apa yang paling ringan di dunia ini?&#8221;</strong>. Ada yang menjawab &#8220;kapas, angin, debu dan daun-daunan&#8221;. Semua itu  benar kata Imam  Ghozali, tapi yang paling ringan di dunia ini adalah <em>meninggalkan Sholat</em>. Gara-gara pekerjaan kita meninggalkan sholat, gara-gara bermesyuarat kita meninggalkan sholat.</p>
<p style="text-align:justify;">Dan pertanyaan keenam adalah, <strong>&#8220;Apakah yang paling tajam di dunia  ini?&#8221;</strong>. Murid-muridnya menjawab dengan serentak, &#8220;pedang&#8221;. Benar kata Imam Ghozali, tapi yang paling tajam adalah <em>&#8220;LIDAH MANUSIA&#8221;</em> Karena melalui lidah, Manusia selalunya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri.</p>
<p style="text-align:justify;">Marilah kita renungkan jawaban yang diberikan oleh Imam Ghazali atas pertanyaan yang diajukannya pada murid-muridnya. Sungguh sangat mencengangkan bukan???</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/catatanpahlevi.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/catatanpahlevi.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/catatanpahlevi.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/catatanpahlevi.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/catatanpahlevi.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/catatanpahlevi.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/catatanpahlevi.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/catatanpahlevi.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/catatanpahlevi.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/catatanpahlevi.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/catatanpahlevi.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/catatanpahlevi.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/catatanpahlevi.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/catatanpahlevi.wordpress.com/24/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=catatanpahlevi.wordpress.com&amp;blog=14165573&amp;post=24&amp;subd=catatanpahlevi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatanpahlevi.wordpress.com/2010/07/27/pertanyaan-imam-ghazali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9d35af4b292e8cb9eb58d6ed964781d2?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">raajpahlevi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SIAPA DAN MENGAPA</title>
		<link>http://catatanpahlevi.wordpress.com/2010/07/27/siapa-dan-mengapa/</link>
		<comments>http://catatanpahlevi.wordpress.com/2010/07/27/siapa-dan-mengapa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jul 2010 01:07:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>raajpahlevi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Coretanku]]></category>
		<category><![CDATA[Siapa Aku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatanpahlevi.wordpress.com/?p=21</guid>
		<description><![CDATA[Siapakah orang yang sombong? Orang  yang  sombong  adalah orang yang di beri penghidupan tapi  tidak mahu  sujud  pada yang menjadikan kehidupan itu yaitu Allah Rabbul Alaamin, Tuhan  sekaelian  alam.  Maka bertasbihlah  segala apa yang ada di bumi dan langit  pada TuhanNya kecuali Jin dan manusia yang sombong diri. Siapakah orang yang telah mati hatinya? Orang  [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=catatanpahlevi.wordpress.com&amp;blog=14165573&amp;post=21&amp;subd=catatanpahlevi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><strong>Siapakah orang yang sombong?</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Orang  yang  sombong  adalah orang yang di beri penghidupan tapi  tidak mahu  sujud  pada yang menjadikan kehidupan itu yaitu Allah <em>Rabbul Alaamin</em>, Tuhan  sekaelian  alam.  Maka bertasbihlah  segala apa yang ada di bumi dan langit  pada TuhanNya kecuali Jin dan manusia yang sombong diri.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Siapakah orang yang telah mati hatinya?</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Orang  yang  telah  mati  hatinya adalah orang yang diberi petunjuk melalui  ayat-ayat  Qur&#8217;an,  Hadith dan cerita2 kebaikan namun merasa tidak ada apa2 kesan di dalam jiwa untuk bertaubat.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Siapakah orang dunggu kepala otaknya?</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Orang  yang  dunggu  kepala  otaknya  adalah  orang yang tidak mahu lakukan  ibadat   tapi menyangka bahawa Tuhan tidak akan menyiksanya! dengan kelalaiannya itu dan sering merasa tenang dengan kemaksiatannya.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-21"></span><strong>Siapakah orang yang kuat?</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Orang yang kuat adalah orang yang dapat menahan kemarahannya  ketika ia di  dalam kemarahan.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Siapakah orang yang lemah?</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Orang yang lemah  adalah  orang  yang  melihat  akan kemaksiatan di depan  matanya  tidak  sedikit pun ada kebencian di dalam hatinya akan kemungkaran  itu.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Siapakah orang yang bakhil?</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Orang  yang  bakhil  lagi  kedekut  adalah  orang yang berat lidahnya untuk  membaca shalawat keatas junjungan Rasulullah s.a.w.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Siapakah orang yang buta?</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Orang  yang  buta  adalah  orang  yang tidak mahu membaca dan meneliti akan  kebesaran Al Qur&#8217;an dan tidak mahu mengambil pelajaran daripadanya.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Siapakah orang yang tuli?</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Orang yang tuli adalah orang yang di beri nasihat dan pengajaran yang baik  namun tidak diendahkannya.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Siapakah orang yang sibuk?</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Orang  yang  sibuk  adalah  orang  yang  tidak mengambil  berat akan waktu  solatnya  seolah-olah  ia mempunyai kerajaan seperti kerajaan Nabi Sulaiman  a.s.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Siapakah orang yang manis senyumanya?</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Orang yang mempunyai senyuman yang manis adalah orang yang di timpa musibah  lalu   dia   kata  &#8220;Inna  lillahi  wainna illaihi  rajiuun.&#8221;  Lalu sambil  berkata,&#8221;Ya  Rabbi  Aku  redha dengan  ketentuanMu  ini&#8221;,  sambil mengukir  senyuman.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Siapakah orang yang menangis airmata mutiara?</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Orang yang menangis  airmata  mutiara  adalah orang-orang  yang sedang  bersendiri   lalu mengingat akan kebesaran Tuhan dan menyesal akan dosa-dosanya lalu mengalir airmatanya.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Siapakah orang yang kaya?</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Orang  yang  kaya adalah orang yang bersyukur dengan apa yang ada dan tidak kikir akan kenikmatan dunia yang sementara ini.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Siapakah orang yang miskin?</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Orang yang miskin adalah orang tidak puas dengan nikmat yang ada dan sentiasa  menumpuk-numpukkan harta.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Siapakah orang yang pandai?</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Orang  yang  pandai  adalah  orang yang bersiap siap untuk hari kematiannya  kerana dunia ini berusia pendek sedang akhirat kekal abadi</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Siapakah orang yang bodoh?</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Orang yang bodoh adalah orang yang bekerja dan berusaha sekuat tenaga untuk  dunianya sedangkan akhiratnya diabaikan.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Siapakah orang yang maju dalam hidupnya?</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Orang yang maju dalam hidupnya adalah orang-orang yang senantiasa  mempertingkat ilmu agamanya.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Siapa kah orang-orang yang mundur hidupnya?</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Orang yang mundur dalam hidupnya adalah orang yang tidak memperdulikan akan  halal dan haramnya akan sesuatu perkara itu.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Siapakah orang yang gila itu?</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Orang  yang  gila  itu  adalah orang yang tidak sembahyang kerana hanya dua  syarat  saja  yang memperbolehkan akan seorang itu meninggalkan sembahyang,  pertama sekiranya ia haid dan kedua ketika ia tidak siuman akalnya.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Siapakah orang yang rugi?</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Orang yang rugi adalah orang yang sudah sampai usia pertengahan namun masih  berat untuk melakukan ibadat dan amal-amal kebaikkan.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Siapakah orang yang selalu ditipu?</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Orang  yang selalu di tipu adalah orang muda yang menyangka bahawa kematian  itu berlaku hanya pada orang tua.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Siapakah orang yang mempunyai rumah yang paling luas?</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Orang  yang mempunyai rumah yang paling luas adalah orang yang mati membawa  amal  amal  kebaikan  di  mana kuburnya akan di perluaskan saujana mata  memandang.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Siapakah orang yang mempunyai rumah yang sempit lagi dihimpit?</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Orang yang mempunyai rumah yang sempit adalah orang yang mati tidak membawa  amal-amal kebaikkan lalu kuburnya menghimpitnya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/catatanpahlevi.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/catatanpahlevi.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/catatanpahlevi.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/catatanpahlevi.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/catatanpahlevi.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/catatanpahlevi.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/catatanpahlevi.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/catatanpahlevi.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/catatanpahlevi.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/catatanpahlevi.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/catatanpahlevi.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/catatanpahlevi.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/catatanpahlevi.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/catatanpahlevi.wordpress.com/21/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=catatanpahlevi.wordpress.com&amp;blog=14165573&amp;post=21&amp;subd=catatanpahlevi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatanpahlevi.wordpress.com/2010/07/27/siapa-dan-mengapa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9d35af4b292e8cb9eb58d6ed964781d2?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">raajpahlevi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>4 PERKARA SEBELUM TIDUR</title>
		<link>http://catatanpahlevi.wordpress.com/2010/07/27/4-perkara-sebelum-tidur/</link>
		<comments>http://catatanpahlevi.wordpress.com/2010/07/27/4-perkara-sebelum-tidur/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jul 2010 01:05:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>raajpahlevi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Coretanku]]></category>
		<category><![CDATA[Pesan Rasul]]></category>
		<category><![CDATA[Tidur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatanpahlevi.wordpress.com/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[Rasulullah berpesan kepada Aisyah ra: &#8220;Ya Aisyah jangan engkau tidur sebelum melakukan  empat perkara, yaitu : 1. Sebelum khatam Al Qur&#8217;an, 2. Sebelum membuat para nabi memberimu syafaat di  hari akhir, 3. Sebelum para muslim meridloi kamu, 4. Sebelum kaulaksanakan haji dan umroh&#8230;. Bertanya Aisyah: &#8220;Ya Rasulullah&#8230;. Bagaimana aku dapat melaksanakan empat perkara seketika?&#8221; Rasul [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=catatanpahlevi.wordpress.com&amp;blog=14165573&amp;post=19&amp;subd=catatanpahlevi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Rasulullah berpesan kepada Aisyah ra: &#8220;Ya Aisyah jangan engkau tidur sebelum melakukan  empat perkara, yaitu :</p>
<p style="text-align:justify;">1. Sebelum khatam Al Qur&#8217;an,</p>
<p style="text-align:justify;">2. Sebelum membuat para nabi memberimu syafaat di  hari akhir,</p>
<p style="text-align:justify;">3. Sebelum para muslim meridloi kamu,</p>
<p style="text-align:justify;">4. Sebelum kaulaksanakan haji dan umroh&#8230;.</p>
<p style="text-align:justify;">Bertanya Aisyah: &#8220;Ya Rasulullah&#8230;. Bagaimana aku dapat melaksanakan empat perkara seketika?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Rasul tersenyum dan bersabda: &#8220;Jika engkau tidur <strong>bacalah: Al Ikhlas tiga kali</strong> seakan-akan kau mengkhatamkan Al Qur&#8217;an.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Membacalah sholawat</strong> untukKu dan para nabi sebelum aku, maka kami semua akan memberi syafaat di hari kiamat.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Beristighfarlah</strong> untuk para muslimin maka mereka akan meridloi kamu.</p>
<p style="text-align:justify;">Dan, <strong>perbanyaklah bertasbih, bertahmid, bertahlil, bertakbir</strong> maka seakan-akan kamu telah melaksanakan ibadah haji dan  umroh&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Memang apa yang diajarkan oleh Rasulullah selalu ringan, tetapi pahala yang dijanjikan untuk itu sangatlah besar dan tak terduga. Tetapi walaupun begitu, Kaum Muslimin jarang yang mengamalkannya, entah karena tidak tahu ataupun meremehkannya. Padahal sesuatu yang besar itu dimulai dari sesuatu yang kecil. Bagaimana kita bisa mengerjakan amalan-amalan yang berat, sedangkan amalan yang ringan saja kita sudah susah melakukannya?? Subhanallah&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/catatanpahlevi.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/catatanpahlevi.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/catatanpahlevi.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/catatanpahlevi.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/catatanpahlevi.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/catatanpahlevi.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/catatanpahlevi.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/catatanpahlevi.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/catatanpahlevi.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/catatanpahlevi.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/catatanpahlevi.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/catatanpahlevi.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/catatanpahlevi.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/catatanpahlevi.wordpress.com/19/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=catatanpahlevi.wordpress.com&amp;blog=14165573&amp;post=19&amp;subd=catatanpahlevi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatanpahlevi.wordpress.com/2010/07/27/4-perkara-sebelum-tidur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9d35af4b292e8cb9eb58d6ed964781d2?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">raajpahlevi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SHOLAT JAMAK</title>
		<link>http://catatanpahlevi.wordpress.com/2010/07/26/sholat-jamak/</link>
		<comments>http://catatanpahlevi.wordpress.com/2010/07/26/sholat-jamak/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Jul 2010 09:09:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>raajpahlevi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Coretanku]]></category>
		<category><![CDATA[Sholat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatanpahlevi.wordpress.com/?p=17</guid>
		<description><![CDATA[Sholat jamak adalah 2 sholat wajib yang dilakukan pada salah satu waktu sholat wajib tersebut. Contoh: sholat magrib dan sholat isya dilakukan pada waktu magrib atau pada waktu isya. Dalilnya adalah sabda Rosululloh shollallahu ‘alahi wa sallam dari Muadz bin Jabal bahwa Rosululloh shollallahu ‘alahi wa sallam apabila beliau melakukan perjalanan sebelum matahari condong (masuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=catatanpahlevi.wordpress.com&amp;blog=14165573&amp;post=17&amp;subd=catatanpahlevi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Sholat jamak adalah 2 sholat wajib yang dilakukan pada salah satu waktu sholat wajib tersebut. Contoh: sholat magrib dan sholat isya dilakukan pada waktu magrib atau pada waktu isya. Dalilnya adalah sabda Rosululloh shollallahu ‘alahi wa sallam dari Muadz bin Jabal bahwa Rosululloh shollallahu ‘alahi wa sallam apabila beliau melakukan perjalanan sebelum matahari condong (masuk waktu sholat zuhur), maka beliau mengakhirkan sholat zuhur kemudian menjamaknya dengan sholat ashar pada waktu ashar, dan apabila beliau melakukan perjalanan sesudah matahari condong, beliau menjamak sholat zuhur dan ashar (pada waktu zuhur) baru kemudian beliau berangkat. Dan apabila beliau melakukan perjalanan sebelum magrib maka beliau mengakhirkan sholat magrib dan menjamaknya dengan sholat isya, dan jika beliau berangkat sesudah masuk waktu magrib,maka beliau menyegerakan sholat isya dan menjamaknya dengan sholat magrib. (Hadits shohih Riwayat Ahmad, Abu Daud dan Tirmidzi).</p>
<p style="text-align:justify;">Dari dalil di atas dapat diambil pelajaran: Sholat zuhur hanya boleh dijamak dengan sholat ashar dan sholat magrib hanya boleh dijamak dengan sholat isya. Sholat subuh tidak boleh untuk dijamak, karena tidak adanya dalil yang membolehkan hal ini. Kedua sholat yang dijamak boleh dikerjakan pada salah satu dari kedua waktu sholat tersebut. Safar merupakan salah satu sebab dibolehkannya menjamak sholat.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebab-sebab yang membolehkan sholat untuk dijamak antara lain:</p>
<ol style="text-align:justify;">
<li><strong>Safar</strong>: Dalilnya sebagaimana yang telah disebutkan di atas.</li>
<li><strong>Hujan</strong>: Dalilnya adalah dari hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari yakni: Rosululloh menjamak sholat magrib dan isya pada malam yang hujan. Dalil lainnya yaitu salah satu perbuatan sahabat, dari Nafi’: bahwa Abdulloh Ibnu Umar sholat bersama para umara (pemimpin) apabila para umara tersebut menjamak sholat magrib dan isya pada waktu hujan.</li>
<li style="text-align:justify;"><strong>Sakit</strong> atau adanya hajat yang mendesak dan menghalangi untuk mengerjakan sholat-sholat wajib tersebut pada waktunya. Diriwayatkan dari Imam Muslim bahwa Rosululloh menjamak antara sholat zuhur dan ashar dan antara sholat magrib dan Isya bukan karena rasa takut dan hujan. Pada riwayat lain (bukan karena rasa takut dan safar). Syaikh Abdulloh Ali Bassam (pada kitab Taisirul ‘Alam) menyebutkan bahwa alasan Rosululloh mengerjakan itu adalah karena sakit. Beliau beralasan dengan bolehnya wanita yang istihadhoh untuk menjamak sholat di mana istihadhoh ini adalah termasuk salah satu penyakit.</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">Imam Nawawi berkata (dalam Syarah Shohih Muslim), “Sebagian Ulama berpendapat bolehnya menjamak sholat ketika tidak sedang safar karena adanya hajat yang menghalangi. Selama hal ini tidak dijadikan kebiasaan. Alasannya adalah berdasarkan perkataan Ibnu Abbas ketika beliau ditanya mengapa Rosululloh melakukan hal tersebut (menjamak bukan karena rasa takut, hujan ataupun safar) maka Ibnu ‘Abbas menjawab, “beliau tidak ingin menyulitkan umatnya”. Di mana zhohir dari perkataan Ibnu ‘Abbas ini tidak menunjukkan satu alasan pun baik itu sakit ataupun selainnya yang menunjukkan mengapa Rosululloh melakukan hal tersebut.” <em>Wallohu a’lam</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/catatanpahlevi.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/catatanpahlevi.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/catatanpahlevi.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/catatanpahlevi.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/catatanpahlevi.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/catatanpahlevi.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/catatanpahlevi.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/catatanpahlevi.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/catatanpahlevi.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/catatanpahlevi.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/catatanpahlevi.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/catatanpahlevi.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/catatanpahlevi.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/catatanpahlevi.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=catatanpahlevi.wordpress.com&amp;blog=14165573&amp;post=17&amp;subd=catatanpahlevi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatanpahlevi.wordpress.com/2010/07/26/sholat-jamak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9d35af4b292e8cb9eb58d6ed964781d2?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">raajpahlevi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Doa Melahirkan</title>
		<link>http://catatanpahlevi.wordpress.com/2010/07/10/doa-melahirkan/</link>
		<comments>http://catatanpahlevi.wordpress.com/2010/07/10/doa-melahirkan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Jul 2010 00:33:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>raajpahlevi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Coretanku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatanpahlevi.wordpress.com/?p=13</guid>
		<description><![CDATA[Ini adalah Do&#8217;a dari sekian banyak doa yang bisa kita amalkan, agar Anak yang ada dalam kandungan sehat dan ibu yang melahirkan juga sehat. Semoga bermanfaat. بسم الله الرحمن الرحيم الْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، حَمْدًا يُوَافِيْ نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ، يَا رَبَّنَا لَكَ الحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِيْ لِجَلاَلِ وَجْهِكَ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ. اللّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=catatanpahlevi.wordpress.com&amp;blog=14165573&amp;post=13&amp;subd=catatanpahlevi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ini adalah Do&#8217;a dari sekian banyak doa yang bisa kita amalkan, agar Anak yang ada dalam kandungan sehat dan ibu yang melahirkan juga sehat. Semoga bermanfaat.</p>
<p style="text-align:center;">بسم الله الرحمن الرحيم</p>
<p style="text-align:right;">الْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، حَمْدًا يُوَافِيْ نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ، يَا رَبَّنَا لَكَ الحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِيْ لِجَلاَلِ وَجْهِكَ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ. اللّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أجْمَعِيْنَ.</p>
<p style="text-align:right;">اللّهُمَّ يَا مُبَرِّكُ بَارِكْ لَنَا فِيْ العُمْرِ وَالرِّزْقِ وَالدُّنْيَا وَالوَلَدِ، اللّهُمَّ يَا حَافِظُ اِحْفَظْ وَلَدِيْ / وَلَدَ &#8230;. مَادَامَ فِيْ بَطْنِ أُمِّهِ وَاشْفِهِ مَعَ أُمِّهِ، أَنْتَ الشَّافِيْ لاَ شِفَاءَ إِلاَّ شِفَاءُ كَ وَلاَ تَقْدِرْهُ سَقَمًا وَلاَمَجْرُوْمًا، اللّهُمَّ صَوِّرْ مَا فِيْ بَطْنِهَا صُوْرَةً حَسَنَةً جَمِيْلَةً كَامِلَةً وَثَبِّتْ فِيْ قَلْبِهِ إِيْمَانًا بِكَ وَبِرَسُوْلِكَ اللّهُمَّ أَخْرِجْهُ مِنْ بَطْنِهَا وَقْتَ وِلاَدَتِهَا سَهْلاً وَسَلاَمًا، اللّهُمَّ طَوِّلْ عُمْرَهُ وَصَحِّحْ جَسَدَهُ وَحَسِّنْ خُلُقَهُ وَأَفْصِحْ لِسَانَـهُ وَأَحْسِنْ صُوْرَتَهُ لِقِرَاءَةِ القُرْآنِ العَظِيْمِ وَالحَدِيْثِ بِجَاهِ سَيِّدِ المـُرْسَلِيْنَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ.</p>
<p style="text-align:right;">سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ العِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ وَسَلاَمٌ عَلَى المــُرْسَلِيْنَ، وَالحمْدُ للهِ رَبِّ العَالمِيْنَ.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/catatanpahlevi.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/catatanpahlevi.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/catatanpahlevi.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/catatanpahlevi.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/catatanpahlevi.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/catatanpahlevi.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/catatanpahlevi.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/catatanpahlevi.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/catatanpahlevi.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/catatanpahlevi.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/catatanpahlevi.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/catatanpahlevi.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/catatanpahlevi.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/catatanpahlevi.wordpress.com/13/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=catatanpahlevi.wordpress.com&amp;blog=14165573&amp;post=13&amp;subd=catatanpahlevi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatanpahlevi.wordpress.com/2010/07/10/doa-melahirkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9d35af4b292e8cb9eb58d6ed964781d2?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">raajpahlevi</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
